Cara Membuka Protected Pada Windows 7
Ketika kita bekerja dalam windows 7, secara tidak sengaja protekted aktif sendiri, itu sangat menghambat kinerja kita karena ketika kita memindahkan data ke flasdisk atau dvd room tidak terbaca dan tampil this flasdisk is writed protected. kami mencari browsing di internet akhirnya menemukan cara membukannya, kami menampilkan langkah yang berbeda walaupun sama, ini salah satu cara untuk membuka protected pada windows 7 anda.
langkah - langkahnya sebagai berikut :
1. Klik pada tombol start --> Klik Run
2. Ketik "gpedit.msc" pada kolom Run
3. Kemudian cari "User Administration"
4. Pilih --> Administrative Templete --> System
5. Doble Klik pada bagian "prevent access to registry editing tool"
6. Kemudian pilih "Disable" --> Applay --> Ok
7. Setelah itu di "Restart"
8. Kemudian Buka --> Run --> ketik "regedit"
9. pada layar muncul "default" dan "registry" klik kanan yang kedua "registry" --> delete
10. semoga berhasil
kami telah mencobanya dan berhasil, ini salah satu cara dari banyak cara yang kita temukan di internet. semoga bermanfaat.
Minggu, 12 Februari 2012
Rabu, 25 Januari 2012
HAMDAN
HAMDAN
(Mang Koko)
Hamdan Lirrobbil A'lamiin
Allah hu Rohman wa Rohiim
Qodkoruba Fathulmubiin
Innahu Huwassamiiul A'liim
Puji Kagungan Pangeran
Nu Maha Welas Tur Heman
Gusti Mangka Muka Bora Bagja
Allah Ya Robbi Mantena Maha Uninga
Shalawat - Shalawatan
Barokat - Barokatan
Alla Muhammad wa Rosullih
Wa alla ali wa shohbih
Salam Sinareng Sholawat
Muga Netes Ka Muhammad
Natra Ka Para Karabat
Para Ahli jeung Sahabat
Senin, 23 Januari 2012
LUBANG HITAM
LUBANG HITAM EDISI REVISI
London - Setelah hampir selama 30 tahun berkeyakinan bahwa lubang hitam (black hole) menelan dan menghancurkan segala sesuatu yang terperangkap di dalamnya, fisikawan antariksa Stephen Hawking berubah pikiran. Penulis buku Brief History of Time itu mengaku telah salah meletakkan argumen kunci tentang perilaku lubang hitam itu. Informasi-informasi yang ada dalam lubang hitam itu ternyata memungkinkan untuk melepaskan diri. Temuan barunya itu bahkan dapat membantu memecahkan paradoks informasi di lubang hitam yang selama ini menjadi teka-teki besar dalam fisika modern."Saya telah memikirkan permasalahan ini selama 30 tahun terakhir, dan saya kira kini saya telah memiliki jawabannya," kata matematikawan cacat amyothropic lateral sclerosis dari Universitas Cambridge itu. "Sebuah lubang hitam hanya muncul untuk membentuk diri tetapi belakangan membuka diri, dan melepaskan informasi tentang apa yang telah terjatuh ke dalamnya. Jadi, kita dapat memastikan tentang masa lalu dan mempediksikan yang akan datang". Profesor Hawking belum mau mengungkap perhitungan detil matematika di balik pemikiran terbarunya itu. Tetapi beberapa poin telah dibocorkannya dalam sebuah seminar di Universitas Cambridge. Temuan-temuan revisi itu rencananya baru akan dibeberkan Hawking dalam Konferensi Internasional ke-17 tentang Gravitasi dan Relativitas Umum di Dublin, Irlandia, 21 Juli mendatang. Curt Cutler, dari Albert Einstein Institute di Golm, Jerman, yang akan memimpin konferensi di Dublin, membenarkan bahwa Hawking telah meminta waktu khusus kepada dirinya menjelang akhir persiapan konferensi, "Dia mengirimkan catatan yang mengatakan,'Saya telah memecahkan paradoks informasi lubang hitam dan saya ingin mendiskusikannya'", ungkap Cutler. Apa yang tepatnya terjadi di dalam sebuah lubang hitam-sebuah zona di ruang angkasa tempat bahan-bahan terpadatkan hingga ke sebuah ukuran event horizon yang bahkan cahaya pun tidak dapat meloloskan diri dari gaya tarik gravitasinya-belum dapat dijawab oleh para ilmuwan. Hawking, 62 tahun, telah menghabiskan sebagian besar masa hidupnya untuk mempelajari pertanyaan-pertanyaan seputar itu semua.Pada awalnya, para ahli kosmologi meyakini lubang-lubang perangkap galaktik itu mirip dengan sebuah vacuum cleaner kosmik yang menghisap segala kotoran ke dalamnya. Pada 1976, Hawking melakukan studi revolusioner. Dia mendemonstrasikan bahwa di dalam ketentuan-ketentuan yang unik dari fisika kuantum, begitu lubang-lubang hitam itu membentuk diri, akan dimulai suatu proses "penguapan", meradiasikan energi dan kehilangan massa. Berdasarkan teorinya, lubang-lubang hitam itu sebenarnya tidak sepenuhnya "hitam" karena kondisi vakum dari bintang yang meluruh hanya membebaskan sangat sedikit bahan dan energi dalam bentuk foton-foton, neutrino-neutrino, dan sub-partikel lainnya. Dengan menyimpulkan semua itu ke dalam apa yang dinamakannya "radiasi Hawking" matematikawan yang menggantungkan hidupnya di atas kursi roda itu juga sekaligus menciptakan teka-teki terbesar dalam dunia fisika. Partikel-partikel ini, kata dia, tidak mengandung informasi tentang apa yang telah terjadi di dalam lubang hitam, atau tentang bagaimana lubang itu terbentuk. Begitu lubang hitam menguap, seluruh informasi di dalamnya akan hilang. Tetapi kini, berdasarkan revisinya yang terbaru, Hawking berpendapat, sebenarnya beberapa informasi tentang hitam dapat ditentukan lewat apa yang diemisikan dari lubang itu. Informasi mengandung konsekuensi-konsekuensi filosofis dan praktikal penting. "Kita tidak akan pernah dapat meyakini secara pasti tentang masa lalu atau memprediksi masa depan", kata dia. "Banyak orang ingin meyakini bahwa informasi melepaskan diri dari lubang-lubang hitam, tetapi mereka sendiri tidak tahu bagaimana caranya informasi itu dapat keluar".Jika memang Hawking sukses dengan teori barunya itu, dia akan kalah taruhan yang dibuatnya bersama fisikawan teori asal California Institute of Technology, Kip Thorne, melawan John Preskill ilmuwan yang juga asal Caltech. Taruhan berbunyi: informasi yang ditelan oleh sebuah lubang hitam akan selamanya tersembunyi dan tidak akan pernah terungkap. Preskill bertaruh menentang teori itu dan dengan demikian berhak atas hadiah sebuah ensiklopedia dari lawan-lawannya. Meski begitu, di luar kalah-menang pertaruhan, revisi yang akan dilakukan oleh Hawking membuktikan bentangan jagat raya masih menjadi misteri besar yang sangat gelap bagi manusia di bumi.Bagaimana Lubang Hitam Terbentuk ?Lubang hitam muncul ketika sebuah bintang yang besar dan padat (masif, berukuran 8-100 kali massa matahari) di sebuah supernova meredup dan mati dengan membakar seluruh tenaga nuklirnya. Gaya gravitasi menarik berat maha besar dari lapisan-lapisan luar bintang itu untuk ikut meluruh ke arah inti. "Permukaan" dari sebuah lubang hitam disebut dengan sebuah event horizon. Hancurnya gaya gravitasi menjadikan hampir seluruh cahaya tidak dapat melepaskan diri dan tidak ada satu pun informasi dari permukaan itu yang berhasil lolos.Sama halnya dengan figur kartun Cheshire Cat yang muncul lalu menghilang dalam gelap dengan hanya meninggalkan senyumnya, sebuah lubang hitam mewakili bahan-bahan yang hanya meninggalkan gravitasinya saja. Sebagian kalangan berpikir banyak lubang hitam kecil terbentuk di awal mula pembentukan jagat raya, Big Bang. Ada kemungkinan galaksi kita juga memiliki berlimpah lubang hitam mini. Pada prinsipnya, lubang hitam memiliki massa yang berbeda-beda. Lubang hitam yang terbentuk melalui kematian bintang-bintang sedikitnya memiliki massa dua kali daripada massa matahari kita. Tetapi kerapatannya bisa semiliar kali lebih padat daripada matahari kita. Tidak seperti benda-benda pada umumnya, seperti bebatuan, yang secara kasar memiliki ukuran proporsional dengan akar persegi massa, lubang-lubang hitam memiliki proporsi radial terhadap massanya. Secara virtual, bintang biasanya mati dan menghilang dari jagat raya ke bentuk sebuah titik dengan kerapatan yang tidak terbatas (event horizon) dimana hukum-hukum relativitas umum yang biasanya berlaku untuk ruang dan waktu luluh. Hukum-hukum fisika kuantum menyatakan, informasi-informasi itu tidak mungkin hilang sepenuhnya.Namun, Hawking dan teman-temannya berpendapat medan gravitasi ekstrim dari lubang hitam dapat menjadi pengecualian dari hukum-hukum itu. Radius sebuah lubang hitam (Rs) = 2 (M G)/v2. Dimana M adalah massa lubang hitam, G adalah konstanta gravitasi, dan v adalah kecepatan yang dibutuhkan suatu objek untuk menghindar dari gaya tarik gravitasi. Untuk kasus lubang hitam, v adalah c atau kecepatan cahaya.
BLACK HOLE MENCERAIBERAIKAN MATERI DAN ENERGI
Dublin, Rabu Ilmuwan astrofisika tersohor, Stephen Hawking, menyatakan bahwa black hole atau lubang hitam tidak menghancurkan segala yang dihisapnya, namun mengeluarkan kembali materi dan energi dalam bentuk yang telah tercerai-berai.Pemikiran baru Hawking yang radikal ini diungkapkannya dalam Konferensi Internasional Mengenai Gravitasi dan Relativitas Umum ke 17 di Dublin, Irlandia, Rabu (21/7). Adapun yang diungkapkan sang ilmuwan adalah hasil buah pemikirannya selama 30 tahun untuk menjelaskan paradoks mendasar dalam dunia sains: Bagaimana mungkin black hole bisa memusnahkan semua jejak materi dan energi yang dihisapnya --seperti yang diyakini Hawking sebelumnya-- sementara teori subatomik atau fisika quantum mengatakan unsur-unsur itu tidak bisa hilang begitu saja? Menurut Hawking dalam revisinya yang berjudul "The Information Paradox for black holes", lubang hitam menyimpan apa yang dihisapnya selama waktu yang amat panjang, dan bersamanya menjadi rusak dan mati. Ketika black hole akhirnya luruh, ia memancarkan apa yang dulu pernah dihisapnya kembali ke jagad raya, namun dalam rupa yang telah tercerai-berai.Sebelumnya Hawking dalam teorinya menyatakan bahwa materi yang terhisap black hole akan mengalir menuju jagad raya baru, suatu gagasan yang banyak diadopsi dalam cerita-cerita fiksi ilmiah. "Tidak ada cabang jagad raya baru seperti yang saya pikirkan sebelumnya. Materi, energi, maupun informasi yang dihisap black hole akan tetap berada di jagad kita," kata Hawking. "Saya menyesal telah mengecewakan penggemar fiksi ilmiah, namun menurut saya informasi (yang dihisap black hole) masih tersimpan, sehingga tidak mungkin menggunakan black hole sebagai jalan menuju jagad lain," lanjutnya. "Bila Anda melompat ke black hole, massa dan energi Anda akan kembali ke jagad raya, namun dalam bentuk yang terurai. Masih mengandung informasi mengenai seperti apa dahulu Anda itu, namun dalam bentuk yang tidak dikenali lagi."Hawking melanjutkan, "Kini saya merasa lega telah memecahkan masalah yang menghantui saya selama hampir 30 tahun, meskipun jawabannya tidak terlalu menggembirakan dibanding teori yang saya utarakan sebelumnya." Hawking adalah ilmuwan yang merintis pengertian mengenai black hole, lubang hitam di jagad raya yang menghisap segala sesuatu termasuk cahaya. Black hole terbentuk dari bintang raksasa yang tekanan gravitasinya luar biasa besar sedemikian rupa, sehingga menarik energi dan materi di dekatnya. Energi dan materi yang tersedot itu --menurut teori Hawking tahun 1976-- akan musnah ditelan black hole dan tidak akan pernah ditemukan lagi. Teori ini berlawanan dengan teori fisika quantum yang menyatakan bahwa materi dan energi tidak bisa benar-benar dihancurkan.Nah, dengan pembaharuan teori tersebut, maka apa yang diungkapkan Hawking sekarang tidak lagi berlawanan dengan teori fisika quantum, walau pengertian mengenai black hole itu sendiri sangatlah terbatas. Stephen Hawking adalah profesor matematika di Universitas Cambridge, yang terkenal lewat bukunya "A Brief History of Time," yang menjelaskan aspek-aspek paling kompleks mengenai jagad raya. Orang yang disebut-sebut sebagai salah satu jenius dunia ini menderita amyotrophic lateral sclerosis yang membuatnya lumpuh dan terpaksa hidup di kursi roda sejak berusia 20-an tahun. Ia berkomunikasi menggunakan piranti handheld dengan memilih kata dari layar komputer di kursi rodanya, lalu mengirimkannya ke piranti suara.
SEKALI LAGI TENTANG TEORI CHAOS
Di rubrik Inspirasi, Kompas, Sabtu (10/5), Dr Kebamoto menyajikan tulisan yang sangat menarik tentang teori chaos. Inul dipilih sebagai media yang cantik untuk menyajikan suatu konsep chaos yang tak kalah cantiknya. Tulisan itu telah menggoda untuk menyumbang pendapat dalam topik yang luar biasa menarik ini. Namun, kini yang dibahas adalah kandungan ilmiah dari chaos itu sendiri. Teori chaos menarik perhatian para ilmuwan dunia di tahun 1960-an. Salah satu paper ilmiah yang menandai "kelahiran" topik ini adalah karya dari Edward Lorenz. Meskipun demikian, nama-nama seperti B van der Pol, Duffing, dan M He’non tidak dapat dilupakan dalam proses kelahiran topik ini. Chaos pertama kali terobservasi dalam sebuah sistem yang dikenal dengan nama sistem dinamis. Tidaklah berlebihan jika kelahiran sistem dinamis dikaitkan dengan seorang matematikawan Perancis, Henri Poincare’ pada masa pergantian dari abad ke-19 ke abad ke-20.Pada era itu, perhatian matematikawan terpusat pada pencarian solusi dari suatu sistem. Henri Poincare’ adalah yang pertama kali membangun suatu metode untuk menganalisis sistem tanpa menghitung solusi secara eksplisit dan melahirkan teori modern tentang persamaan diferensial. Dari tulisan Henri Poincare’, dapat disimpulkan bahwa Poincare’ telah mengenal chaos. Pada permulaan abad ke-20, yaitu masa hidup B van der Pol, Duffing, maupun E Lorenz, trend yang berkembang adalah keyakinan bahwa sebuah sistem dapat "berperilaku" sangat liar, namun suatu saat akhirnya sistem akan kembali pada kondisi kesetimbangan. Ini bertentangan sama sekali dengan chaos yang telah dilihat oleh ketiga orang tersebut. Bukan tidak mungkin ada list yang lebih panjang lagi berisi nama-nama orang yang telah melihat fenomena chaos di sistem yang mereka miliki, namun tidak berani memublikasikannya. Edward Lorenz sendiri mendapat reaksi negatif dari rekannya ketika ia dengan penuh semangat menjelaskan fenomena itu, "Ed, alam di mana kita hidup tidak berperilaku seperti yang kau deskripsikan!" Kata seorang profesor Fisika kepada E Lorenz.Ada seorang matematikawan bernama Stephen Smale yang sebenarnya kontra terhadap teori chaos. Tetapi ketika ia membaca paper E Lorenz, ia mulai berpikir tentang kemungkinan selain teorinya sendiri. Akhirnya, ia menciptakan Pemetaan Sepatu Kuda (Horse-shoe map) yang sampai saat ini merupakan bentuk paling sederhana dari sistem yang memuat skenario menuju chaos.Chaos dan fraktalFraktal bukan chaos. Fraktal adalah suatu struktur yang memiliki substruktur yang masing-masing substruktur memiliki substruktur lagi dan seterusnya. Setiap substruktur adalah replika kecil dari struktur besar yang memuatnya. Contoh yang paling sederhana dari fraktal adalah jika kita memegang cermin di hadapan sebuah cermin. Di dalam cermin yang dipegang ada bayangan orang yang memegang cermin. Di dalam cermin yang ada di bayangan, ada bayangan si pemegang cermin itu lagi, dan seterusnya. Sebuah chaotic attractor terkadang juga memiliki struktur fraktal seperti itu. Keunikan dari benda-benda yang memiliki struktur fraktal adalah dimensinya. Secara umum, solusi dari sebuah sistem dinamis adalah sebuah obyek matematis yang berdimensi satu (mempunyai ukuran yang sama dengan garis). Jika solusi itu merupakan solusi yang chaotic, ia mempunyai dimensi fraktal berupa pecahan. Misalnya, berdimensi 2,3 yang berarti benda itu lebih tebal daripada bidang (yang berdimensi 2), tetapi masih lebih kecil daripada ruang (yang berdimensi 3).Chaos dan bifurkasiHampir semua sistem dinamis yang terkait dengan alam ini memuat satu atau lebih parameter di dalam sistem itu. Contohnya adalah jika kita bekerja dengan hukum Newton, maka ada konstanta gravitasi yang besarnya tetap, tetapi tidak kita ketahui nilai eksaknya. Pertanyaannya, jika ada suatu sistem yang bergantung pada parameter tertentu yang tidak diketahui besarnya, apakah dinamika dari sistem itu terpengaruh oleh perubahan nilai parameternya? Dapatkah suatu kondisi stabil berubah menjadi tidak stabil jika nilai parameternya berubah?Bayangkanlah sistem tata surya. Ada perputaran benda-benda langit pada orbitnya masing-masing. Ada banyak sekali parameter yang terlibat dalam sistem yang mendeskripsikan sistem tata surya. Pertanyaannya adalah apakah sistem itu cukup stabil (dalam artian tidak terlalu sensitif) terhadap perubahan nilai parameternya? Jika tidak, ketika manusia mengirimkan satelit, bisa menjadi gangguan yang terlampau besar dan memaksa sistem tata surya bergerak menuju kondisi stabil yang baru. Dapat terjadi orbit Bumi pindah ke orbit lain yang lebih besar dan berakibat turunnya suhu Bumi dan kematian besar. Inilah pertanyaan yang berusaha dijawab oleh Henri Poincare’.Perubahan kestabilan atau perubahan yang dramatis dalam dinamika suatu sistem akibat berubahnya nilai parameter dalam sistem dinamakan bifurkasi. Bifurkasi tidak selalu terkait dengan kekompleksan. Tetapi, ada beberapa jenis bifurkasi yang senantiasa terkait dengan bertambahnya kerumitan sistem yang pada akhirnya mengakibatkan chaos. Salah satunya adalah apa yang dikenal dengan period-doubling. Yang terjadi pada bifurkasi ini adalah sebuah gerakan periodik yang mengalami bifurkasi dan melontarkan gerakan periodik lain yang periodenya dua kali periode semula. Kemudian masing-masing gerakan periodik itu mengalami bifurkasi lagi yang sama dan seterusnya. Masing-masing gerakan periodik yang terlontar, biasanya tidak stabil. Akibatnya, pada suatu nilai parameter tertentu ada sangat banyak gerakan periodik yang tak stabil dalam sistem. Ketika ini terjadi, dinamika sistem sudah sangat kompleks dan chaos terjadi.Definisi chaosJadi apakah chaos itu? Chaos bukan fraktal, tetapi chaotic attractor mungkin mempunyai struktur fraktal. Chaos juga bukan suatu gerakan perulangan murni. Chaos juga tidak berarti gerakan tak beraturan. Dalam gerakan chaotic, misalnya pada kupu-kupu Lorenz (Lorenz butterfly), gerakannya berulang, tetapi secara tidak beraturan. Seperti melempar dadu 100 kali. Berulang? Jelas. Yang keluar bisa satu, dua, tiga, empat, lima, atau enam. Beraturan? tidak. Tetapi, sama sekali tidak beraturan juga tidak karena angka satu keluar kira-kira sebanyak 1/6 kali banyaknya pelemparan. Peristiwa ini dinamakan proses random (acak). Melempar dadu mengandung unsur ketidakpastian (atau ke-random-an). Yang ingin saya katakan adalah dalam proses di mana tidak ada ketidakpastian pun, keluarannya bisa tidak terprediksi, yaitu jika sistemnya chaotic.Sistem chaotic juga mempunyai properti khusus, yaitu bergantung secara sensitif terhadap kondisi awal. Kesalahan yang kecil dalam waktu singkat akan tersebar di seluruh sistem. Jadi, dua solusi yang berbeda hanya sedikit di awal akan berbeda sangat jauh setelah beberapa saat yang relatif singkat.
EINSTEIN SEKARAT
Siapa bilang menjadi seorang ilmuwan hebat berarti teorinya tidak terbantahkan. Albert Einstein yang dianggap pionir ilmu fisika modern sekalipun ternyata masih bisa didebat. Tim ilmuwan asal Australia baru-baru ini mengajukan teori bahwa kecepatan cahaya tidak terjadi secara konstan atau terus-menerus. Ide yang terbilang revolusioner ini dianggap dapat mematahkan teori lama fisika modern Einstein, yakni teori relativitas. Tim yang dipimpin ahli fisika teori Paul Davies dari Macquarie University, Sidney menyatakan ada kemungkinan kecepatan cahaya ternyata sama lambat dengan miliaran tahun. Jika hal ini benar maka para fisikawan harus mempertimbangkan kembali ide dasar tentang hukum alam semesta. "Jika terbukti benar, teori relativitas e=mc kuadrat harus menyerah kalah," ujar Davies kepada Reuters. "Tapi bukan berarti teori lama kami campakkan begitu saja. Sebab dalam revolusi fisika alam, semua teori lama selalu berkaitan dengan teori baru." Davies beserta ahli astrofisika Tamara Davis dan Charles Lineweaver dari University of New South Wales (UNSW) mempublikasikan proposal penelitiannya di jurnal ilmiah Nature edisi 8 Agustus. Diuraikan bahwa kecepatan cahaya bisa berubah setiap saat. Kesimpulan ini diambil berdasarkan data yang dikumpulkan oleh John Webb, ahli astronom asal UNSW yang dihadapkan pada teka-teki saat ia menemukan bentuk cahaya menyerupai objek bintang tapi menyerap tipe photon dari awan yang berada di antara bintang pada kecepatan 12 miliar tahun cahaya. Menurut Davies, observasi fundamental Webb mengartikan bahwa pancaran cayaha atom bersifat langsung tetapi sangat berbeda dengan struktur atom pada manusia. Ketidaksesuaian ini hanya bisa dijelaskan apabila terjadi penambahan elektron atau kecepatan cahaya telah mengalami perubahan."Namun dua teori lama mengenai hukum alam semesta merupakan teori yang menyatakan bahwa jumlah penambahan elektron tidak mungkin berubah, demikian pula dengan kecepatan cahaya. Sehingga teori kami menjadi tampak konyol," ujar Davies. Hukum relativitas e=mc kuadrat berarti mengalami perubahan pada dua bagian, yakni e yang merupakan jumlah pertambahan elektron serta c yaitu kecepatan cahaya. Kalau c tidak mengalami pengurangan berarti e yang bertambah kuantitasnya. Patahkan Einstein Untuk memastikan bahwa proposal teorinya bisa diterima, Davies bersama timnya mendalami teori black hole, sebuah bagian dari alam semesta yang menyerap bintang-bintang dan benda galaksi lain. Mereka juga mencoba mempertimbangkan dogma fisika lain, yaitu hukum termodinamika. Setelah mempertimbangkan bahwa perubahan dalam pertambahan jumlah elektron dapat menghancurkan kebenaran hukum termodinamika maka mereka menyimpulkan bahwa satu-satunya pilihan adalah mematahkan teori Einstein. Studi penelitian harus dilakukan lebih banyak terhadap cahaya untuk mensahkan observasi Webb. Di sini mereka nyaris merasa frustasi dan tidak berdaya melawan teori relativitas Einstein."Saat satu dari peletak batu pertama fisika mengalami kolaps, maka tidak sepantasnya kita berada dalam ketidakpastian," ungkap Davies. Ia menambahkan, jika kita melihat awal dari perubahan paradigma fisika seperti yang terjadi 100 tahun silam dengan teori relativitas dan kuantum, maka sangat sulit mengetahui alasan yang harus dikemukakan. Ini berarti adanya kemungkin terjadi perubahan kecepatan cahaya bisa menjadi studi berskala besar seperti halnya struktur alam semesta, asal-muasalnya dan evolusi. Sebagai contoh, variasi kecepatan cahaya dapat menjelaskan mengapa ada dua jenis jarak dan ada bagian yang tidak terhubung di dalam alam semesta. Berdasar pemikiran konvensional, tidak akan pernah cukup waktu yang diperlukan untuk melalui antarkeduanya. Hal itu baru bisa terjadi saat para ilmuwan mempelajari pengaruh selama lebih dari iliaran tahun atau miliaran tahun perjalanan cahaya. Atau bisa juga ada implikasi mengejutkan yang tidak bisa mengubah cara pandang para ahli kosmologi melihat alam semesta . Sebagai contoh, Davies menjelaskan bahwa teori terdahulu menyatakan tidak ada yang lebih cepat dari cahaya, pendapat ini merujuk pada teori relativitas. Sampai sekarang kecepatan cahaya diketahui 300.000 kilometer per detik. "Mungkin masih masuk akal untuk tunduk pada hukum ini walau akan mengecewakan para penggemar film Star Trek. Sebab dalam serial tersebut dikatakan dengan kecepatan cahaya manusia dapat menghabiskan waktu selama 100.000 tahun untuk mengelilingi galaksi. Memang ini hanya sebuah cerita fiksi ilmiah, namun kalau memang kecepatan cahaya bisa berubah, siapa yang tahu," demikian komentar Davies
Jumat, 13 Januari 2012
Lembur Kakasih
Lembur Kakasih
tuh….lemburna kahalang sawah jeung pasir nu mawa seredet geter
tuh….walungan nu bersih herang caina sawening rasa cintana...
lembur teh lemah kakasih pangancikan pangbalikan
welas hate wening bersih...
iasana : Kang Nano S
tuh….pengkolan anu bras kajalan gede nu mawa guligah hate
tuh….cirina tangkal anu ngarandakah nu linduh tempat bumetah
tuh….cirina tangkal anu ngarandakah nu linduh tempat bumetah
tuh….lemburna kahalang sawah jeung pasir nu mawa seredet geter
tuh….walungan nu bersih herang caina sawening rasa cintana...
didinya gelarna cinta munggaran
didinya harepan mekar kembangan
didinya harepan mekar kembangan
endah panineungan teu kasilih pedah pisah
tumapel teu ilang-ilang nembongan satiap waktu
tumapel teu ilang-ilang nembongan satiap waktu
duriat mancang..
kakangen manteng..
kakangen manteng..
lembur teh lemah kakasih pangancikan pangbalikan
welas hate wening bersih...
Selasa, 27 Desember 2011
Seminar Widyaiswara BDK Bandung
28 Desember 2011
Nama : Dra. Hj. Iis Shalihat, M.M.Pd.
Jabatan : Widyaiswara Madya
Judul KTI : (Dampak Kegiatan Sosial Widyaiswara Terhadap Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penyusunan Silabus dan RPP (studi kasus di Yayasan Pendidikan Islam "An-Nuur" kecamatan Malangbong Garut) )
2.
Nama : Drs. Ramin, M.Ag.
Jabatan : Widyaiswara Muda
Judul KTI : (Administrasi Keuangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Masjid)
3.
Nama : Dudung Abdul Rohman, M.Ag
Jabatan : Widyaiswara Muda
Judul KTI : (Pembinaan Masyarakat Agamis Melalui Optimalisasi Peran Majlis Talim)
4.
Nama : Dra.Hj. Ati Ruliyanti, M.Pd
Jabatan : Widyaiswara Madya
Judul KTI : (Peran Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Peningkatan Kinerja Guru)
5.
Nama : Dra. Hj. Ati Dahniar, M.Si
Jabatan : Widyaiswara Madya
Judul KTI : (Peningkatan Kompetensi Kepala Tenaga Pelaksana Melalui DDTK Kearsipan)
6.
Nama : Dr. Hj. Atiyah Suharti, M.Pd
Jabatan : Widyaiswara Madya
Judul KTI : (Kajian tentang Kemampuan Kepala Madrasah dalam Penyusunan dan Pengembangan KTSP)
Di penghujung tahun 2011, dimana teman-teman widyaiswara berkumpul dalam seminar karya tulis ilmiah tahap tiga, selama dua belas bulan seminar ini dilaksanakan dalam tiga tahap, tahap pertama dan kedua telah di laksanakan pada bulan sebelumnya.
Seminar Karya Tulis Ilmiah ini merupakan salah satu unsur penunjang Widyaiswara bagi kenaikan pangkat ke jenjang yang lebih tinggi. bagi Widyaiswara di haruskan membuat KTI minimal 2 buah bagiWI Pertama untuk kenaikan pangkatnya.
Kegiatan ini merupakan program kerja koordinator widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Bandung, bagi widyaiswara semoga bertambah terus ilmunya, selalu mengukir prestasi dan meningkatkan kompetensi baik untuk dirinya maupun orang lain. sesuai dengan keahlianya content expert dan transfer expert.
Berikut ini nama Widyaiswara dan judul KTI :
1. Nama : Dra. Hj. Iis Shalihat, M.M.Pd.
Jabatan : Widyaiswara Madya
Judul KTI : (Dampak Kegiatan Sosial Widyaiswara Terhadap Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penyusunan Silabus dan RPP (studi kasus di Yayasan Pendidikan Islam "An-Nuur" kecamatan Malangbong Garut) )
2.
Nama : Drs. Ramin, M.Ag.
Jabatan : Widyaiswara Muda
Judul KTI : (Administrasi Keuangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Masjid)
3.
Nama : Dudung Abdul Rohman, M.Ag
Jabatan : Widyaiswara Muda
Judul KTI : (Pembinaan Masyarakat Agamis Melalui Optimalisasi Peran Majlis Talim)
4.
Nama : Dra.Hj. Ati Ruliyanti, M.Pd
Jabatan : Widyaiswara Madya
Judul KTI : (Peran Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Peningkatan Kinerja Guru)
5.
Nama : Dra. Hj. Ati Dahniar, M.Si
Jabatan : Widyaiswara Madya
Judul KTI : (Peningkatan Kompetensi Kepala Tenaga Pelaksana Melalui DDTK Kearsipan)
6.
Nama : Dr. Hj. Atiyah Suharti, M.Pd
Jabatan : Widyaiswara Madya
Judul KTI : (Kajian tentang Kemampuan Kepala Madrasah dalam Penyusunan dan Pengembangan KTSP)
Kamis, 15 Desember 2011
Bakat Menyanyi
Karaoke5
Bagi teman-teman yang mempunyai hobi dan bakat menyanyi, untuk menyeimbangkan otak kiri dan kanan bisa kita latih, tanpa harus membayar mahal kita sadari sekarang ini banyak sofware karaoke gratisan yang dapat di download, jadi bakat yang terpendam dapat kita salurkan. sebelumnya jika pergi ke klub or karaokean kita bayar dan hanya beberapa jam saja, sekarang tidak terbatas anda tinggal mengklik program karaoke disini anda sudah bisa mengembangkan bakat terpendam anda dalam bernyanyi.
Mudah-mudah berhasil, untuk mendownload lagu karaoke di sarankan membuka alamat web berikut
http:// www. free-karaoke.net
http://downloadlagu2.blogspot.com
http://pusatkaraoke.com
http://kamalmisran.wordpress.com/2008/09/06/ribuan-lagu-karaoke-gratis
Bagi teman-teman yang mempunyai hobi dan bakat menyanyi, untuk menyeimbangkan otak kiri dan kanan bisa kita latih, tanpa harus membayar mahal kita sadari sekarang ini banyak sofware karaoke gratisan yang dapat di download, jadi bakat yang terpendam dapat kita salurkan. sebelumnya jika pergi ke klub or karaokean kita bayar dan hanya beberapa jam saja, sekarang tidak terbatas anda tinggal mengklik program karaoke disini anda sudah bisa mengembangkan bakat terpendam anda dalam bernyanyi.
Mudah-mudah berhasil, untuk mendownload lagu karaoke di sarankan membuka alamat web berikut
http:// www. free-karaoke.net
http://downloadlagu2.blogspot.com
http://pusatkaraoke.com
http://kamalmisran.wordpress.com/2008/09/06/ribuan-lagu-karaoke-gratis
Senin, 28 November 2011
Spiritualisasi Pembelajaran Sains
SPIRITUALISASI
PEMBELAJARAN SAINS
Cerita Pengantar :
Tersebutlah
sebuah kisah, di masa belum ada internet dan telepon seluler, ada sepasang
suami istri yang tinggal di Indonesia. Suaminya bekerja sebagai peneliti dan
dosen di perguruan tinggi ternama. Suatu saat, suaminya mendapatkan tugas
belajar dari tempat kerjanya untuk meneruskan kuliah S3 ke Jerman. Berangkatlah
sang suami untuk program doctoral selama 5 tahun.
Selama di
Jerman, komunikasi antara istri dan suaminya selain melalui telpon (mahal juga
ya) juga melalui surat (yang lebih murah). Istrinya sangat rajin menulis surat,
hampir setiap bulan cerita tentang anak-anak yang lucu, kegiatannya, kerinduan
dan sebagainya tertumpahkan di berlembar-lembar kertas. Tetapi, anehnya sang
suami ternyata tidak pernah membalasnya.
Malah, suaminya
ini punya kebiasaan aneh. Surat yang datang dari istrinya bukannya dibaca,
tetapi diteliti dengan sangat tekun dan rajin. Dari tinta yang digunakannya,
ditelitinya zat kimiawi yang terkandung di dalamnya. Kemudian dalam aspek
fisikanya, dari bentuk tulisan dan ketebalan tinta, diteliti juga besar gaya
tekan istrinya saat menulis surat tersebut. Dan saking asyiknya kepada
penelitian tersebut, akhirnya selama 6 bulan surat dari istrinya tidak pernah
dibaca, apalagi dibalas.
Pertanyaan :
- Menurut
anda apakah kelakuan sang suami tersebut normal ?
- Apabila anda menjadi istri, apa sikap anda terhadap suami seperti
itu ?
- Apa yang dapat anda simpulkan dari cerita di atas berkaitan dengan
hubungan antara ilmu pengetahuan alam (sains) dengan agama ?
Istilah
spiritulisasi pendidikan muncul sebagai akibat dari semakin melebarnya
deskrepansi antara ilmu umum di satu pihak dan ilmu agama di pihak yang lain.
Dalam dunia pendidikan telah lama terjadi dikotomi yang tegas antara ilmu umum
dengan ilmu agama. Bahkan banyak ilmuwan yang menolak ilmu-ilmu keislaman
sebagai suatu disiplin ilmu, karena tidak ditegakkan di atas dasar eksperimen
sebagaimana pada ilmu-ilmu umum. Kelompok ini hanya menerima sebagai ilmu
apabila bersifat realisme rasional atau realisme empiris, di balik itu tidak
ada ilmu. Melihat kenyataan ini kemudian tampil cendikiawan Muslim untuk
mengembalikan kedudukan ilmu pada posisi sebenarnya, seperti Ismail Raji
Al-Faruqi tampil dengan misi Islamisasi pengetahuan.
Sumber dan
hakikat ilmu dalam perspektif Islam berasal dari Allah yang mempunyai
nama/sifat ‘alim al-ghaib wa al syahadah (Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan
yang nyata) (Q.S. Al-An’am:73). Ilmu Allah dilimpahkan secara terbatas kepada
seluruh mahluk Allah, termasuk manusia, dalam dua tanda (ayat): pertama ayat
kawniah dan kedua, ayat qawliah. Ayat kawniah adalah tanda-tanda kebesaran
Allah yang diletakkan pada mikro- dan makrokosmos. Sedangkan ayat qawliah
adalah yang termaktub di dalam kitab suci dan suhuf. Surat Al-‘alaq : 1 memberi
indikasi tentang kedua hal ini. Perintah iqra’ pada ayat itu dapat dimaknai
sebagai perintah membaca fenomena alam dan membaca apa yang akan dibacakan oleh
Jibril.
Sumber
spiritualisasi itu sama dengan sumber ajaran Islam, yaitui Al Qur’an dan Al-Sunnah sebagai sumber pokok
pertama dan kedua. Dilengkapi dengan ijtihad.
Contoh
dalam pengajaran : tema panca indera pada kurikulum SD. Kalau hanya mengenalkan
atau menunjukkan jenis indera dan berakhir di situ maka spiritualisasi tidak ada. Akan tetapi kalau
disertai misalnya fungsi mengagumkan indra-indra itu sebagai ciptaan Allah,
strukturnya yang sempurna, maka di sana terjadi penjiwaan Islam. Demikian juga
misalnya jantung yang bergerak secara otonom, atau berbagai ayat kawniah di
sekeliling lingkungan hidup kita. Contoh-contoh itu bahkan yang terdapat dalam
diri manusia sendiri semestinya menjadi renungan bagi tiap individu (Q.S.
Az-Zariyat 21).
Pendekatan Fundamental Radikal
Untuk melakukan spiritualisasi pendidikan
dibutuhkan lima langkah Fundamental Radikal sebagai berikut :
- Internalisasi, yaitu melakukan proses pemasukan
nilai-nilai Islam ke dalam materi-materi sehingga sesuai dengan pemikiran,
pendapat dan hukum Islam.
- Koreksi, yaitu melakukan koreksi terhadap
materi-materi yang bertentangan dengan pemikiran, pendapat dan hukum
Islam.
- Substitusi, yaitu melakukan penggantian terhadap
materi-materi yang bertentangan dengan pemikiran, pendapat dan hukum Islam
dengan materi yang baru sama sekali.
- Adisi, yaitu menambahkan beberapa submateri baru
ke dalam materi yang ada.
- Fiksasi, berupa pembakuan materi yang telah ada.
Sabtu, 26 November 2011
Pendampingan WI
doc.pendampingan MTsS Al Rosyadiyah Cikarang Timur Bekasi
Alhamdulillah selama 4 bulan dari 12 Agustus s.d. 26 Nopember 2011 akhirnya selesai juga pendampingan pemantapan sepesialisasi widyaiswara. terimakasih kepada Kepala Madrasah Tsanawiyah Al Rosyadiyah Cikarang Timur Bekasi Bapak R. Humaedi dan Guru-guru yang setia mengikuti program ini sampai sekarang.
Jumat, 25 November 2011
Cara mengembalikan file yg terhiden
Ketika kita sering memindahkan flashdiskh kita dari PC yang satu ke yang lain, dapat memungkinkan flashdiskh kita terserang virus, data yang ada hilang tetapi ketika di propertis terbaca sizenya. menurut kami yang termudah mengembalikan file yang terhiden virus bisa memakai command propmt. langkahnya sebagai berikut:
1. klik strat --> klik RUN --> ketik cmd
2. dari menu command tampil c:\user\compaq> maka ketik lokasi usb misalkan g:
3. setelah itu muncul menu G:> kemudian ketik perintah sebagai berikut
4. G:>attrib -h -r -s /d /s kemudian enter
5. tunggu beberapa saat, kemudian cek kembali flashdisk.
6. semoga berhasil
keterangan:
attrib : perintah dos untuk memanipulasi attribut file
-h : untuk menghilangkan attribut hidden
-r : untuk menghilangkan attribut read only
-s : untuk menghilangkan attribut system
-d : parameter directory
-s : parameter sub directory
1. klik strat --> klik RUN --> ketik cmd
2. dari menu command tampil c:\user\compaq> maka ketik lokasi usb misalkan g:
3. setelah itu muncul menu G:> kemudian ketik perintah sebagai berikut
4. G:>attrib -h -r -s /d /s kemudian enter
5. tunggu beberapa saat, kemudian cek kembali flashdisk.
6. semoga berhasil
keterangan:
attrib : perintah dos untuk memanipulasi attribut file
-h : untuk menghilangkan attribut hidden
-r : untuk menghilangkan attribut read only
-s : untuk menghilangkan attribut system
-d : parameter directory
-s : parameter sub directory
Senin, 31 Oktober 2011
Efek Fotolistrik
Sementara Planck bergelut dengan radiasi benda hitam, fisikawan Jerman lainnya, Philip Lenard (1862-1947) menyelidiki berkas sinar katoda (kemudian dikenal dengan elektron) yang ditembakan pada selaput logam tipis. kata lenard, "Pada 1899, saya menggunakan berkas cahaya, bukanya berkas elektron. percobaan dengan cahaya mono kromatik memberikan hasil yang menarik. cahaya melonarkan elektron dari logam. Pada tahun 1902 saya mengamati bahwa energi elektron - dengan potensial penghalang - tak tergantung sama sekali pada intensitas pancaran sinar". Percobaan selanjutnya menunjukan adanya frekuensi ambang. di bawah frekuensi ini tak ada pelontar fotoelektron, betapapun kuatnya cahaya. ini sangat mengherankan dan mengusik keyakinan fisikawanklasik. Takada yang mampu menyelesaikan, semua angkat tangan. Kali ini para fisikawan benar-benar dibuat kalangkabut - juga Planck sendiri.
Ternyata, bukan seorang profesor universitas terhormat yang menyelesaikan persoalan ini, tetapi seorang pegawai kantor Swiss di bern. pada 1905, masih 26 tahun, Einstein menerbitkan tiga tulisan dalam jurnal Annalen der Physik. Persoalan ini menjadi sangat sederhana bila radiasi pancaran dipandang sebagai kumpulan partikel atau foton dengan partikel energi sebesar hf (satu kuantum). Kata Einsten, "Foton menebus lapisan permukaan logam sasaran. energinya dialihkan menjadi energi kinetik eektron, paling tidak sebagian. ini mengakibatkan elektron terlempar dari permukaan logam. Energi Kinetik E = hf - P, dimana hf adalah energi quantum foton, dan P adalah kerja yang diperlukan untuk mninggalkan logam".
Einstein Menurunkan Persamaan fotolistrik yang sangat sederhana dan dapat diuji di laboratorum. Tambahan lain ketergantungan energi elektron terhadap intensitas sinar dapat dijelaskan dengan sangat sederhana karena masing-masing interaksi melibatkan pengalihan energi foton-elektron yang sama. Intensitas berkaitan dengan jumlah foton sehingga mempengaruhi arus elektron, tetapi tidak mempengaruhi tegangan penghenti Vo yang hanya berantung pada frekuensi.
Rabu, 12 Oktober 2011
Hypnosis In Teaching
Hypnosis In Teaching
(Resensi Buku Hypnosis In Teaching)
Latar Belakang
Kata "Hypnosis" sudah lama digunakan, yaitu sebelum tahun 1900-an, oleh James Braid seorang ahli bedah asal Skotlandia. Hipnosis telah menjelaskan bahwa adanya fenomena trans akibat adanya "tidur syaraf" yang muncul karena perhatian terfokus pada sebuah objek tertentu. sejak itulah dalam berbagai literasi disebutkan bahwa kondisi hipnosis adalah "kondisi atau keadaan saat manusia cenderung lebih sugestif". Hipnosis dapat diartikan sebagai sebuah kondisi relaks, fokus, atau konsentrasi yang menjadi ciri has tersebut sensor panca indra manusia jauh lebih aktif.
Hipnosis orang memandang sebagai cara untuk menidurkan orang, dan hanya orang yang kondisi jiwanya lemah, pikirannya kosong yang mudah untuk dihipnosis tetapi pandangan itu keliru hanya orang yang memiliki kondisi kejiwaan yang tenang dan sering berkonsentrasi internal (sering membaca, bermeditasi, berdoa) yang cenderung lebih mudah memasuki kondisi hipnosis.
Kondisi Hipnosis dalam Belajar-Mengajar
Kondisi Hipnosis dapat dibagi menjadi hipnosis ringan dan hipnosis dalam, proses belajar mengajar lebih menggunakan teknik hipnosis ringan dari pada teknik hipnosis dalam. Kondisi hiposis ringan keadaan seseorang pada gelombang pikir pada light Alpa. Hal pertama yang dapat di lakukan yaitu perhatian yang terpokus/fokus tunggal, dimana setiap aktivitas yang dilakukan pada waktu bersamaan sering menimbulkan sebuah beban perasaan yang dapat berdampak negatif pada diri seseorang oleh karena itu, teknik hipnosis mengarahkan subjeknya untuk bisa memusatkan diri kepada hal tertentu.
Hal yang kedua Relaksasi kondisi fisik, pada pagi hari, tingkat relaksasi murid yang masih segar bugar masih tinggi, disinilah peran seorang guru yang mengajar di pagi hari untuk mampu memberikan motivasi kepada murid-muridnya agar tetap semangat. Sebelum memasuki ruangan teknik relaksasi dapat dilakukan oleh guru dengan Self Relaksasion (relaksasi terhadap diri sendiri) diantaranya : Pengaturan nafas, Kendalikan pikiran anda,Selalu di mulai dengan doa, dan Visualisaikan doa anda, yang kedua Relaksasi terhadap murid : cairkan kondisi kelas sehingga terjalin komunikasi yang efektif, mulai dengan 5S.
(Resensi Buku Hypnosis In Teaching)
Latar Belakang
Kata "Hypnosis" sudah lama digunakan, yaitu sebelum tahun 1900-an, oleh James Braid seorang ahli bedah asal Skotlandia. Hipnosis telah menjelaskan bahwa adanya fenomena trans akibat adanya "tidur syaraf" yang muncul karena perhatian terfokus pada sebuah objek tertentu. sejak itulah dalam berbagai literasi disebutkan bahwa kondisi hipnosis adalah "kondisi atau keadaan saat manusia cenderung lebih sugestif". Hipnosis dapat diartikan sebagai sebuah kondisi relaks, fokus, atau konsentrasi yang menjadi ciri has tersebut sensor panca indra manusia jauh lebih aktif.
Hipnosis orang memandang sebagai cara untuk menidurkan orang, dan hanya orang yang kondisi jiwanya lemah, pikirannya kosong yang mudah untuk dihipnosis tetapi pandangan itu keliru hanya orang yang memiliki kondisi kejiwaan yang tenang dan sering berkonsentrasi internal (sering membaca, bermeditasi, berdoa) yang cenderung lebih mudah memasuki kondisi hipnosis.
Kondisi Hipnosis dalam Belajar-Mengajar
Kondisi Hipnosis dapat dibagi menjadi hipnosis ringan dan hipnosis dalam, proses belajar mengajar lebih menggunakan teknik hipnosis ringan dari pada teknik hipnosis dalam. Kondisi hiposis ringan keadaan seseorang pada gelombang pikir pada light Alpa. Hal pertama yang dapat di lakukan yaitu perhatian yang terpokus/fokus tunggal, dimana setiap aktivitas yang dilakukan pada waktu bersamaan sering menimbulkan sebuah beban perasaan yang dapat berdampak negatif pada diri seseorang oleh karena itu, teknik hipnosis mengarahkan subjeknya untuk bisa memusatkan diri kepada hal tertentu.
Hal yang kedua Relaksasi kondisi fisik, pada pagi hari, tingkat relaksasi murid yang masih segar bugar masih tinggi, disinilah peran seorang guru yang mengajar di pagi hari untuk mampu memberikan motivasi kepada murid-muridnya agar tetap semangat. Sebelum memasuki ruangan teknik relaksasi dapat dilakukan oleh guru dengan Self Relaksasion (relaksasi terhadap diri sendiri) diantaranya : Pengaturan nafas, Kendalikan pikiran anda,Selalu di mulai dengan doa, dan Visualisaikan doa anda, yang kedua Relaksasi terhadap murid : cairkan kondisi kelas sehingga terjalin komunikasi yang efektif, mulai dengan 5S.
Langganan:
Postingan (Atom)
PDWK TIK MA Angkatan V
Kota Cirebon merupakan kota yang unik dapat dikatakan kota wali, Sunan Gunung Djati. Cirebon dari kata cai dan rebon, ada juga dengan nama...
-
Alam Takambang Jadi Guru Alam takambang jadi guru adalah pepatah yang berasal dari Minangkabau. Kalau dijadikan bahasa Indonesia, kir...
-
Kota Cirebon merupakan kota yang unik dapat dikatakan kota wali, Sunan Gunung Djati. Cirebon dari kata cai dan rebon, ada juga dengan nama...

